Beranda

Senin, 19 Mei 2025

Materi 2 | Fiqih Kuliner Halal-Haram Makanan & Minuman

2.1 Fiqih Kuliner Halal-Haram Makanan & Minuman 00:21:02
https://youtu.be/BVGX-qTxlnY
2.2 Kaidah Dasar 00:10:09
https://youtu.be/m-xP6Q8Rhs4

2.3. Kriteria Makanan Haram  00:24:00
https://youtu.be/5OzMzZ6JdJY
2.4 Bakso Daging Harus Regular 00:03:38

https://youtu.be/Zn-jFoT1np0

2.5 Madu Harus diekstraksi 00:07:00
https://youtu.be/CRM20Ytijac
2.6 Penutup Fiqih Kuliner 00:04:14
https://youtu.be/h4kXQ4yZEVU








Seputar Produk Halal Indonesia, Perlukah Pendamping?

 

Sambutan Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH)

Sebagai pelaku bisnis yang berkomitmen pada prinsip halal, menjaga kepatuhan terhadap proses produksi halal adalah suatu keharusan. Seiring dengan semakin meningkatnya kesadaran konsumen akan kehalalan produk, diperlukan para Pendamping Proses Produk Halal (PPH) yang terlatih dengan baik untuk memastikan proses produksi sesuai dengan standar halal yang ditetapkan. Untuk itu, Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) telah merancang sebuah program pelatihan yang komprehensif, dirancang khusus untuk mempersiapkan calon PPH dengan pengetahuan yang mendalam.

Dalam era di mana informasi mudah diakses, namun kebenarannya seringkali dipertanyakan, penting bagi pelaku bisnis untuk memiliki pemahaman yang kuat tentang proses produksi halal. Kekurangan pengetahuan dan pemahaman yang mendalam dalam hal ini dapat mengakibatkan keraguan dari konsumen, yang pada gilirannya dapat merugikan reputasi perusahaan serta menghambat pertumbuhan bisnis.

Pelatihan Pendamping Proses Produk Halal (PPH) ditujukan untuk masyarakat umum sebagai syarat untuk menjadi Pendamping PPH. Pendamping PPH adalah orang yang membantu proses sertifikasi halal dengan mekanisme pernyataan pelaku usaha (self declare). Tugas utama Pendamping PPH adalah mendampingi pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) dalam memenuhi persyaratan pernyataan kehalalan produk.

Program Pelatihan Pendamping Proses Produk Halal hadir sebagai solusi untuk mengatasi tantangan tersebut. Dirancang dengan cermat oleh BPJPH, program ini tidak hanya menyediakan pengetahuan yang diperlukan, tetapi juga memberikan wawasan mendalam tentang praktik-praktik terbaik dalam menjaga kehalalan produk.

Mengapa Anda harus mengikuti pelatihan ini?
  1. Kurikulum yang Komprehensif: Materi pelatihan didesain sesuai dengan kurikulum BPJPH, menjangkau berbagai aspek dari proses produksi halal, mulai dari bahan baku hingga distribusi produk.
  2. Didukung oleh Ahli: Instruktur-instruktur yang berpengalaman dan berpengetahuan luas dalam bidang kehalalan produk akan menjadi fasilitator utama dalam program ini, memberikan wawasan yang berharga dan menjawab pertanyaan peserta.
  3. Sesuai dengan Standar Industri: Program ini disusun dengan memperhatikan standar industri terbaru dalam hal kehalalan produk, sehingga peserta akan siap untuk menghadapi tuntutan pasar yang semakin ketat.
  4. Praktik Lapangan: Selain teori, program ini juga mencakup sesi-sesi praktik lapangan di mana peserta akan diberi kesempatan untuk mengaplikasikan pengetahuan yang mereka peroleh dalam situasi nyata.
  5. Bahan Bacaan dan Sumber Daya Tambahan: Peserta akan mendapatkan akses ke berbagai bahan bacaan dan sumber daya tambahan yang akan membantu mereka dalam memperdalam pemahaman tentang kehalalan produk.

Rabu, 07 September 2022

Jaringan Tulang Kompak

  • Jaringan tulang kompak terdiri dari unit yang disebut osteon dengan sistem Havers. 
  • Setiap sistem havers, terdiri dari lamela, yang merupakan lapisan-lapisan matriks keras yang mengelilingi saluran pusat, yang disebut saluran Havers. 
  • Dalam saluran havers, terdapat pembuluh darah dan serabut saraf tulang. Jadi saluran havers dapat berfungsi sebagai tempat melekatnya pembuluh darah. 
  • Osteon adalah struktur silindris yang mengandung matriks mineral dan osteosit hidup yang dihubungkan oleh kanalikuli, yang mengangkut darah. 
  • Lakuna terletak di antara lamela, dan terdiri dari sejumlah ruang lonjong. Setiap kekosongan ditempati selama hidup oleh sel bercabang, yang disebut osteosit atau sel tulang. 
  • Lakuna dihubungkan satu sama lain oleh kanal-kanal kecil yang disebut kanalikuli.

Perhatikan gambar berikut


Ada pertanyaan?

Tulis dikolom komentar ya....
Terima kasih

Selasa, 29 Juni 2010

Sistem Ekskresi pada Manusia

1. Organ Sistem Urine pada Manusia

terdiri dari :
1. ginjal
2. Ureter
3. Kantung kemih
4. Urethra




2. Organ Sistem urine pada manusia













































KETERANGAN

1. K = Korteks
2. L = Medula
3. M = Pelvis
4. N = Ureter



















3. Bagian dan fungsi sistem organ urine

1.Ginjal (Ren)
Membersihkan darah sehingga dihasilkan urine
a.Lapisan luar (korteks/ kulit ginjal) terdapat
tempat sejuta nefron yang terdiri badan malpighiyang terdiri dari
1.Glomerulus untuk Filtrasi ( menyaring darah), hasil Filtrat ( urine Primer)
2.Kapsula (simpai) Bowman untuk Pelindung Glomerulus dan
Menampung menyalurkan filtrat ( urine Primer) ke TKP
b.Lapisan dalam (sumsum ginjal), Tempat tubulus
1.Tubulus kontortus proksimal untuk Reabsorbsi hasil Urine Sekunder
2.Tubulus kontortus distal untuk Augmentasi hasil Urine Sebenarnya
3.Tubulus kolektivus untuk Menerima dan menyalurkan urine dari TKD
ke Pelvis renalis
c.Rongga Ginjal (pelvis renalis) untuk Menampung dan menyalurkan urine
dari Tubulus kolektivus ke Ureter
2.Ureter menyalurkan urine dari pelvis renalis ke Vesica Urinaria
3.Kantung Kemih(Vesica Urinaria)untuk Menampung dan menyalurkan urine
dari Ureter ke Urethra
4.Urethra untuk Mengelurkan urine dari tubuh

Digestive System (2nd Ed., Rev.) (Clip)

The Digestive System animation